Minggu, 02 April 2017

makan khas jawa tengah

Review Kuliner Khas Jawa Tengah

1. Tempe Mendoan

Mendoan adalah salah makanan khas Jawa Tengah daerah Banyumas. Banyumas yang terkenal , terkenal dengan mendoan. Mendoan dibuat dari tempe yang cukup lebar, kemudian dilumuri dengan tepung yang sudah dicampuri bumbu khas, lalu digoreng tidak sampai kering atau mendo. Biasanya mendoan disajikan dengan sambal khas atau cukup dengan cabe rawit (nyigit).
makanan khas jawa tengah Mendoan Banyumas
Mendoan

2. Telur Asin

Siapa yang pernah berkunjung ke Brebes? Disepanjang jalan pantura di daerah Brebes, berjajar toko telur asin. Itulah salah satu makanan khas Jawa Tengah di Brebes. Brebes memang sentra penghasil telur bebek terbesar di Jawa Tengah. Selain rasanya yang enak, telur asin juga kaya akan gizi seperti protein dan vitamin. Cocok banget buat sobat yang mau ngasih oleh-oleh setelah berwisata.
makanan khas jawa tengah telor asin brebes
Telor Asin

3. Brekecek

Apalagi ini, dari namanya mungkin terdengar aneh. Padahal kalau sobat udah dikasih brekecek, dijamin akan ketagihan. Brekecek adalah makanan khas Jawa Tengah Daerah Cilacap. Cilacap yang terkenal dengan Teluk Penyu dan Nusakambangan memang terkenal dengan hasil lautnya. Brekecek dibuat dari bahan utama yaitu ikan pathak atau ikan jahan. Kalau sobat pernah nyobain rica-rica, rasanya hampir-hampir seperti itu.
makanan khas jawa tengah cilacap brekecek
Brekecek

4. Sroto Purbalingga

Dari namanya pasti sudah tahu dari daerah mana, makanan satu ini sangat khas Purbalingga. Sroto sebutan daerah Purbalingga untuk Soto menjadi satu yang terlaris karena memiliki cita rasa tersendiri dibandingkan dengan yang lain. Satu ciri khas sroto Purbalingga adalah taburan kacang dan kerupuk putihnya. Oleh karenanya ada satu jenis Sroto Purbalingga paling terkenal adalah Sroto Kriyik, sebab kalau dimakan bunyi kriyik-kriyik.
sroto purbalingga makanan khas jawa tengah
Sroto Purbalingga

5. Sup Senerek

Sup Senerek adalah makanan khas Jawa Tengah untuk daerah Magelang. Katanya neh, sup senerek ini sudah ada sejak zaman belanda. Waw, berarti sudah ada sejak zaman nenek moyang kita dong. Kuliner satu ini memang khas banget untuk daerah dingin seperti Magelang dan paling enak kalau disantap selagi panas. Ini beberapa rumah makan yang menyajikan menu Sup Senerek seperti Rumah Makan Pak Parto di Pertokoan Rejo Mulyo C no 12, Jalan Ikhlas serta warung senerek Bu Atmo di Jalan Mangkubumi.
sup senerek magelang makanan khas jawa tengah
Sup Senerek

6. Mangut Beong

Masih kuliner khas Magelang, yaitu mangut beong. Sejenis ikan lele tapi bukan lele, terus apa dong? Cobain sendiri aja ya sobat.hehehe. Hidupnya beong di sungai-sungai dan merupakan ikan khas sungai progo. Jika dirasakan, dagingnya kurang lembut dan tidak mudah hancur. Katanya lagi sobat, ikan beong sangat kaya kandungan protein. Kalau mau mencoba langsung mangut ikan beong khas Kota Magelang, langsung saja sobat ke sekitar borobudur-salaman, yaitu desa Bumen, kelurahan Kembanglimus.
mangut beong makanan khas magelang jawa tengah
Mangut Beong

7. Dawet Ireng Purworejo

Dawet ireng adalah salah satu makanan khas Jawa Tengah daerah Purworejo. Berbeda dengan dawet pada umumnya yang berwarna hijau, sesuai dengan namanya dawet ireng berwana ireng atau hitam. Warna hitam pada cendol berasal dari pewarna alami berupa abu bakar jerami yang dicampur dengan air dan dicampurkan dalam pembuatan cendol. Rasa dawet ireng sendiri sangat lezat dan memiliki manfaat untuk mengatasi panas dalam.
dawet ireng makanan khas jawa tengah dari purworejo
Dawet Hitam Purworejo

8. Tahu Petis

Tahu petis adalah makanan khas Jawa Tengah daerah Semarang. Tahu petis bisa dihidangkan untuk lauk maupun sebagai cemilan. Dinamakan tahu petis karena berbahan dasar tahu pong yang digoreng dan disajikan dengan bumbu petis berupa saus hitam.
tahu petis semarang makanan khas jawa tengah
Tahu Petis

9. Sego Liwet

Sego Liwet atau nasi liwet biasa ditemukan di daerah Solo Jawa Tengah. Makanan satu ini sangat khas Solo, terbuat dari beras yang diliwet yaitu dimasak dengan santan, garam, serai dan diberi daun salam. Ditambah lagi dengan lauk berupa ayam dan telur, makin menambah nikmat dan gurih sajian nasi liwet solo.
nasi liwet sego liwet solo jawa tengah
Nasi Liwet

10. Sambel Lethok

Sambel lethok atau sambel tumpang adalah sambel yang dibuat dari tempe yang hampir membusuk. Jangan ditanya rasanya sobat, rasanya sangat enak dan bikin ketagihan. Biasanya, sambel tumpang atau lethok di sajikan bersama dengan makanan yang seperti tahu, tempe, kikil, bubur dan lainnya. Oya, sambel lethok ini adalah makanan khas daerah Boyolali Jawa Tengah. Baca juga: Pilihan tempat wisata murah di Bandung
sambal lethok boyolali jawa tengah
Sambal Lethok

11. Tahu Susu.

Masih dari kawasan Boyolali, satu yang sangat terkenal dari Boyolali adalah susunya. Susu sapi sebagai komoditas utama daerah Boyolali, sehingga tidak heran banyak olahan yang berbahan dasar susu seperti tahu susu salah satunya. Berbeda dengan tahu kebanyakan yang terbuat dari kedelai, tahu susu benar-benar terbuat dari susu. Susu pertama dari sapi yg baru melahirkan segera diambil dan dipisahkan karena masih kental lalu dikukus atau direbus.
makanan khas tahu susu boyolali jawa tengah
Tahu Susu

12. Nasi Grombyang

Nasi grombyang adalah makanan khas daerah Pemalang. Dinamakan dengan grombyang karena dalam penyajiannya airnya sangat banyak daripada isinya atau dalam istilah Pemalang disebut dengan grombyang-grombyang. Untuk sobat yang belum tahu, Nasi grombyang seperti soto atau rawon.
nasi grombyang pemalang makanan khas jawa tengah
Nasi Grombyang

makanan khas sulawesi tenggara

1. Kasoami Khas Sulawesi Tenggara (Daerah Buton dan Wakatobi)


7 Makanan Khas Sulawesi Tenggara Yang Terkenal
Makanan khas dari sulawesi tenggara yang pertama ini merupakan makanan yang terbuat dari ubi. yaitu kasoami, Kasoami ini mempunyai rasa yang khas tentunya sangat enak bila dinikmati dengan ikan asin. dalam proses membuatnya, Biasanya untuk menikmati makanan ini di santap dengan lauk Ikan kering, ikan bakar, sayuran dan bahkan bisa juga dimakan saat menikmati minuman teh.

2. Kabuto Khas Sulawesi Tenggara

7 Makanan Khas Sulawesi Tenggara Yang Terkenal
Kabuto merupakan makanan khas sulawesi tenggara yang terdapat di daerah Muna dan Buton, Makanan ini terbuat dari bahan dasar ubi kayu atau singkong yang telah dikeringkan dan dibiarkan berjamur. Dalam jangkau lama disimpan dalam keadaan kering maka akan makin enak rasa dan aroma makanan ini kala disantap. Untuk menambah gurih biasanya dicampur kelapa parut dan ditambah menu ikan asin goreng sebagai lauknya.

3. Lapa-lapa Khas Sulawesi Tenggara

7 Makanan Khas Sulawesi Tenggara Yang Terkenal
Lapa-lapa ini makanan khas sulawesi tenggara yang mempunyai cita rasa gurih, sebagai pelengkap biasanya lapa-lapa ini di santap dengan ikan kaholeonarore (ikan asin), dalam pengolahan lapa-lapa ini berasnya dimasak bersama-sama santan, hingga setengah matang kemudian diangkat dan didinginkan, kemudian direbus namun sebelum di rebus di bungkus dulu pake janyr..

4. Luluta Khas Sulawesi Tenggara (Daerah Wangi-wangi)
5. Heb'atu Khas Sulawesi Tenggara (Daerah Wangi-wangi)
6. Gule-gule Khas Sulawesi Tenggara (Daerah Wangi-wangi)
7. Susuru Khas Sulawesi Tenggara (Daerah Wangi-wangi)

8. Sinonggi Khas Sulawesi Tenggara

Sinonggi Khas Sulawesi Tenggara
Sinonggi ini merupakan makanan khas suku Tolaki dari Sulawesi Tenggara yang terbuat dari pati sari sagu. Suku Tolaki ini mempunyai tradisi menyantap sinonggi bersama-sama yang disebut mosonggi. Bagi Suku Tolaki, sinonggi adalah makanan pokok yang sekarang telah mengalami pergeseran makna dan bersaing dengan nasi.

9. Sate Gogos Pokea Khas Sulawesi Tenggara

Sate Gogos Pokea Khas Sulawesi Tenggara
Sate gogos pokea adalah sate yang terbuat dari bahan dasar kerang, nama pokea sendiri merupakan nama lokal untuk kerang. sate kerang ini disajikan memakai bumbu apa apa (hanya kerang rebus lalu ditusuk bambu) atau kadang dibuat seperti bumbu bacem manis. Tapi sate pokea memakai bumbu dan agak pedas.

Nah cukup banyak kan makanan khas yang ada di sulawesi tenggara, jika anda berkunjung ke sulawesi jangan lupa untuk mencicipinya, namun bagi masyarakat yang ada di sulawesi tenggara kami berharap terus mempertahankan makanan khas di daerahnya.

makanan khas aceh

Aceh adalah wilayah yang mempunyai beragam kekayaan alam, kekayaan ilmu pengetahuan, kekayaan budaya dan kekayaan agama yang sangat tinggi. Hal inilah yang membuat Aceh menjadi daerah yang spesial dari zaman kerajaan, penjajahan hingga zaman modern sekarang ini. Kota yang mendapat julukan "Serambi Mekkah" ini selain terkenal dengan wisata budaya juga tidak ketinggalan dengan wisata kulinernya. Beraneka ragam sajian kuliner yang membuat lidah kita bergoyang. Maka tidak heran kalau kita berkunjung ke Aceh akan didapatkan panganan khas Aceh. Apa saja makanan tradisional khas Aceh tersebut, yuk kita simak.
1. Mie Aceh
Mie Aceh, satu jenis kuliner yang menggoda dari Aceh, dapat dicicipi dengan dua cara, yakni di goreng atau direbus alias menggunakan kuah. Untuk rasa bisa memilih sendiri, apakah ingin pedas atau tidak. Sebagai variasi bisa meggunakan kepiting, daging atau seafood. Variasi inilah yang nanti menentukan nama mienya.
2. Sate Matang
Sate matang sudah bergema di setiap kota seluruh Aceh, medan bahkan Jakarta. Di mana ada masyarakat Aceh bermukim di kota-kota besar di Indonesia. Pasti ada gerobak yang bertulis sate “sate matang” . Dinamakan sate matang karena asalnya dari daerah Matang, Bireuen. Yang bikin special sate ini karena makanya dengan kuah soto. Di Banda Aceh, banyak warung yang menyediakan makanan ini, salah satunya adalah di Rex Peunanyong.
3. Kuah Pliek U
Kuah Pliek 'U adalah makan aceh yang sangat populer dengan campuran berbagai rasa dan kaya akan vitamin serta zat-zat yang bisa meningkatkan gairah dan kekebalan tubuh. 
Selain itu juga Kuah Pliek 'U juga merupakan makanan yang melambangkan kekerabatan dan keanekaragaman dalam masyarakat Aceh yang dapat disatukan dalam satu kuali, sehingga mengasilkan rasa yang unik dan digemari oleh seluruh masyarakat di luruh dunia. kuah Pliek 'U juga merupakan media memperkenalkan hasil alam Aceh yang begitu kaya akan jenis sayurnya sehingga dengan menyantap kuah Piek 'U berarti kita telah menyantap seluruh sayuran yang ada di Aceh. Masakan ini wajib dimakan, karena pergi ke Aceh tanpa makan Kuah Pliek 'U, sama seperti belum pergi ke Aceh. Masakan ini sangat mudah didapatkan, 90% rumah makan di Aceh pasti menyediakan Kuah Pliek 'U.
4. Gulai Kambing
Gulai kambing Aceh mempunyai rasa yang khas, karena memakai bumbu khas Aceh. dimasak dengan menggunakan kuali besi yang besar dan terus di panaskan. Artinya kapanpun anda pesan gulai kambing selalu dihidangkan dalam keadaan panas, daging kambing nya pun empuk dan tidak bau. Anda juga akan di hidangkan daging rebus cincang yang di campur dengan bawang dan cabe rawit tumbuk serta jeruk nipis sebagai pelengkap gulai kambing. Kalo berkunjung ke Banda Aceh jangan lupa untuk mencicipi hidangan yang satu ini.
5. Kuah Masam Keu-eung


Masakan Asam Pedas adalah masakan yang ada hampir diseluruh Indonesia, bahkan Asia Tenggara dengan nama bermacam-macam. Di Aceh Masakan ini bernama Asam Keueung atau Masam Keueung yang arti secara harfiah adalah Masam Pedas.
6, Kuah Sie Itek
Masakan Itik atau Bebek sangat banyak ragam dan macamnya di Nusantara. Tapi yang ini jelas beda karena masakan bebek ini punya resep sendiri dari Aceh. Gule itek dari Aceh yang paling terkenal dating dari Bireun di daerah ini bumbunya sangat terasa. Penasaran? Anda bisa langsung mencobanya di restoran-restoran khas Aceh yang ada di sekitar tempat tinggal anda
7. Ayam Tangkap
Ayam tangkap merupakan makanan khas Aceh Besar, terbuat dari ayam yang di goreng dengan cabe hijau dan daun Teumuru atau Salam Koja atau Daun Kari (orang Aceh menyebutnya Teumuru sementara 2 nama lainnya saya dapat dari. Rasanya memang seperti ayam goreng biasa ditambahi aroma daun teumuru dan cabai hijau sehingga mempunyai sensasi rasa tersendiri. Ayamnya dipotong kecil-kecil sehingga tersembunyi dibalik tumpukan daun teumuru dan cabai hijau goreng serta taburan bawang goreng di atasnya, mungkin karena tersembunyi itulah maka dinamakan ayam tangkap
.
8. Rujak Aceh
Anda tentu tak asing lagi dengan rujak. Kudapan sehat itu terbuat dari aneka buah segar yang dicocol dengan sambal gula merah yang menggoda. Namun, pernahkah Anda mencoba rujak Aceh? Berbeda dengan rujak yang biasa kita makan, rujak Aceh ini memiliki ciri khas tersendiri yang membuat rasanya berbeda dan rujak pada umumnya.
Yang membuat rujak Aceh berbeda adalah buah yang dipakai. Rujak Aceh menggunakan buah rumbia khas Aceh. Buah yang daunnya digunakan untuk membuat atap rumah ini diserut bersama buah-buahan lainnya.
Rujak Aceh sudah menjadi makanan tradisional di daerah ini sejak lama. Makanan ini nikmat dimakan dalam keadaan dingin atau dicampur dengan es serut dengan siraman saus rujak dan dinikmati di siang hari yang terik.
9. Martabak Aceh
Martabak ini adalah martabak khas Aceh yang berbeda dari martabak yang biasa kita kenal. Bagaimana dengan cita rasa makanannya? Martabaknya tentu berbeda dengan martabak yang biasa kita temui.
Dengan bahan dasar roti Cane, Sedangkan martabaknya sepintas mirip dengan telor dadar biasa, tapi ketika digigit baru terasa perbedaannya. Martabak ini menggunakan roti cane sebagai "kulitnya", dan dengan rasa yang gurih dan sedikit pedas, martabak aceh ini enak untuk disantap sebagai cemilan dan Sangat dianjurkan dinikmati dengan Coffee.
10. Ungkot Kemamah
Ungkot Kemamah merupakan masakan khas Aceh lainnya dengan cita rasanya yang sangat menantang. Persis seperti bentuknya, ikan kemamah terbuat dari ikan tuna yang telah direbus dan dikeringkan yang kemudian diiris-iris. Ikan kemamah dapat dimasak dengan menggunakan berbagai bahan masakan, seperti santan kelapa, kentang, cabai hijau dan bahan rempahan lainnya. Selama perang Aceh melawan Belanda di hutan belantara, jenis masakan ini sangat terkenal karena sangat mudah dibawa dan dimasak.
11. Kue Adee
Kue tradisional sejenis bingkang manis ini, hanya bisa ditemui di Aceh, khususnya di kawasan kabupaten Pidie Jaya. Namanya pun tak susah untuk dilafal, yakni Adee.
Adee merupakan jenis kue bertekstur lembut, legit, dan manisnya berasal dari gula asli. Sepintas kue ini mirip dengan bingkang. Adee bisa menjadi paduan enak saat menyeruput segelas kopi atau teh. Juga bisa menjadi hidangan istimewa untuk menjamu tamu. Atau pun sebagai oleh-oleh untuk teman dan kerabat di luar kota.
12. Kue Timphan
Hidangan kue khas Aceh disaat lebaran atau hari raya baik hari raya Idul fitri maupun Idul Adha, Timphan ini dibuat 1 atau 2 hari sebelum lebaran dan daya tahannya bisa mencapai lebih kurang seminngu,Timphan adalah menu hidangan utama buat tamu yang berkunjung kerumah saat lebaran.
Timphan yang merupakan makanan lembek berbalut daun pisang muda ini yang paling terkenal adalah Timphan rasa srikaya. Sebelum menjelang lebaran bisanya ibu-ibu sudah menyiapkan daun pisang muda baik memetik di kebun atau beli dipasar
13. Kopi Aceh
Jangan mengaku pecandu kopi jika belum pernah merasakan nikmat dan kedahsyatannya kopi Aceh. Aceh dari dulu memang terkenal sebagai salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia, dengan cita rasanya yang khas dan aroma yang kuat, seperti kopi Aceh Gayo.
Kopi Aceh pada dasarnya sama dengan kopi-kopi pada umumnya. Namun, karena cara penyajiannya yang agak berbeda, kopi Aceh memiliki perbedaan rasa malah di dalamnya terdapat kandungan antitoksin, menambah stamina tubuh dan dapat mengencangkan kulit.
Kopi aceh sangat spesial rasanya karena Anda tidak akan menemukan kopi senikmat kopi aceh di daerah manapun di Indonesia. Hal menarik saat menikmati kopi di Aceh adalah dengan bersantai dan bercanda dengan teman-teman dan kerabat. Menikmati kopi di Aceh adalah pengalaman yang unik dan langka.

makanan khas dki jakarta

Makanan Khas Dari DKI Jakarta

DKI Jakarta Sebagai ibukota negara Indonesia dan kota metropolitan juga banyak memiliki makanan khasnya sendiri. Salah satu ciri dari makanan khas Jakarta adalah memiliki rasanya yang gurih dan sedap.
Apa sajakah makanan-makanan khas dari DKI Jakarta? Berikut adalah beberapa diantaranya:
Bubur Ase

Bubur Ase, makanan khas Betawi yang sudah langka ini, bukan hanya rasanya yang enak, tetapi bubur yang satu ini jelas beda dan unik. Tidak seperti bubur ayam pada umumnya, bubur ase tergolong unik karena merupakan kombinasi dari tiga jenis makanan. Selain bubur yang terbuat dari nasi yang dilumatkan, ada lagi pelengkap lainnya yaitu kuah semur dan asinan yang terdiri dari irisan wortel, kol, sawi asin, dll. Selain itu jika suka bisa juga ditambahkan kerupuk merah atau emping.
Perpaduan bubur, semur, dan asinan ini ternyata menciptakan rasa yang luar biasa. Rasa manis dari kuah semur bercampur dengan gurih dan asam dari asinan benar-benar terasa enak.
Asinan Betawi

Asinan betawi adalah asinan sayuran yang berasal dari Jakarta. Berbagai jenis sayuran yang diasinkan dan diawetkan sepert sawi, kubis, taoge, tahu, selada, potongan tahu mentah, dengan siraman bumbu kacang yang dicampur cuka dan cabai, ditaburi kacang goreng dan krupuk mi.
Soto Betawi

Soto Betawi merupakan makanan khas Betawi yang cukup terkenal di Jakarta, dalam soto ini terdapati campuran daging, jerohan sapi dan kuah santan kental yang menjadikanya rasa menjadi lebih terasa gurih dan nikmat.
Kembang Goyang
Kembang Goyang yang renyah dan enak ini berbahan dasar tepung beras, kue kering ini disebut Kembang Goyang karena ketika akan digoreng, cetakan digoyang-goyangkan di atas minyak panas agar adonan terlepas dari cetakan. Kue Kembang goyang menjadi suguhan khas masyarakat betawi dan biasa disajikan pada saat hari raya Idul Fitri dan acara-acara hajatan
Kerak Telor


Kerak telor merupakan salah satu makanan khas dari Jakarta. Makanan ini dibuat dari bahan-bahan antara lain seperti beras ketan putih, telur ayam atau telur bebek, ebi (udang kering) dan parutan kelapa yang disangrai kering, serta bawang goreng, cabai merah, kencur, jahe, merica, garam dan gula pasir sebagai bumbu pelengkapnya. Cara membuat makanan ini cukup unik karena tidak dimasak di atas kompor namun dimasak diatas bara api. Pedagang kerak telor sesekali membalikkan wajan agar permukaan dari kerak telor tersebut juga terpanggang dan matang merata sambil dikipas-kipas agar bara api tetap menyala. Setelah kering dan matang kerak telor siap untuk disajikan.
Semur Jengkol
Semur jengkol adalah salah satu menu makanan khas, pasalnya siapa yang tidak tahu dengan rasa masakan semur jengkol ini, pastinya akan begitu banyak orang yang sudah mengetahuinya, sebab resep semur jengkol ini adalah masakan khas Betawi yang memang sangat fenomenal dan juga paling terkenal hingga keseluruh nusantara.
Gabus
Sayur Gabus Pucung yaitu makanan yang terbuat dari buah pucung atau keluwek, Karena di buat dengan buah pucung atau keluwek maka kuah dari Sayur Gabus Pucung berwarna gelap agak kehitaman seperti halnya. Walaupun berwarna gelap tapi kalau masalah rasa jangan di tanya apalagi di padukan dengan ikan gabus yang empuk.

minuman khas jawabarat

1. Es Goyobod
Es Goyobod merupakan salah satu minuman khas Jawa Barat. Bahan dasar es ini yaitu goyobod yang terbuat dari tepung hunkwe bertekstur kenyal. Goyobod tersebut dipotong kecil-kecil lalu kemudian dicampur dengan santan, gula cair dan kelapa muda. Terkadang juga ditambahkan variasi makanan lainnya seperti potongan alpukat, kolang kaling, tapai singkong, dan lain-lain. Es ini memiliki rasa yang manis dan segar, sangat cocok diminum siang hari dan saat berbuka puasa.
Es Goyobod

2. Es Oyen

Es Oyen adalah es yang paling terkenal di Jawa Barat, bahkan es ini juga banyak dijajakan di luar Pulau Jawa. Es yang telah dijual sejak tahun 1954 ini terdiri dari bermacam-macam buah-buahan, seperti jagung, alpukat, kelapa muda, pacar cina dan aneka buah lainnnya. Aneka buah tersebut lalu ditambahkan es batu dan susu kental manis. Rasanya yang segar dan manis membuat kenikmatannya tak lekang oleh waktu.
Es Oyen

3. Es Cendol Elizabeth
Es Cendol Elizabeth terdiri dari bulir-bulir berwarna hujau yang dicampur santan dan gula merah cair yang kental. Bulir-bulir tersebut terbuat dari tepung beras yang diberi pewarna daun suji. Es Cendol Elizabeth banyak dijumpai di warung-warung maupun di pinggir jalan raya. Bahan-bahannya yang masih alami membuat kesegaran dan rasa manis es ini sangat pas. Di Jawa Tengah, Es Cendol Elizabet dikenal dengan nama Es Dawet.

Es Cendol Elizabeth

4. Es Mambo
Es Mambo merupakan minuman beku yang terbuat dari campuran tepung maizena, susu kental manis, gula dan air. Es yang berbentuk batangan ini disajikan aneka pilihan rasa diantaranya strawberry, cokelat, anggur, dan berbagai rasa lainnya. Sebelum adanya es krim, es mambo ini sangat terkenal dan digemari anak-anak. Rasanya yang manis, enak dan segar membuat siapa saja ingin mencicipi minuman khas Jawa Barat ini.

Es Mambo

5. Yogurt Cisangkuy
Berbeda dengan rasa yogurt pada umumnya, Yogurt Cisangkuy mempunyai rasa yang tak terlalu asam. Jika ingin mencobanya, anda bisa mampir ke Bandung Utara, tepatnya di Jalan Cisangkuy No. 85. Di sana tersedia Es Yogurt Cisangkuy dengan 25 varian rasa berbeda. Cara penyajiannya juga dibedakan menjadi juice, non-juice dan special juice. Minuman ini sangat nikmat dinikmati pada siang hari ditengah hembusan semilir angin yang sejuk.

Yogurt Cisangkuy

6. Mango Dessert Kedai Ling-Ling
Kedai Ling-ling terletak di Jalan Sukajadi No. 157. Di kedai itu menjual beberapa makanan Jepang seperti takoyaki dan okonomiyaki juga aneka minuman seperti dessert atau es buah, salah satunya Mango Dessert. Mango Dessert yaitu semacam es buah yang terdiri dari juice buah mangga asli dengan topping jelly aneka warna yang diletakkan dalam wadah plastik. Campuran sedikit rasa asam dan manisnya membuat Mango Dessert terasa nikmat, lembut dan segar. Harga yang bersahabat membuat minuman ini menjadi menu favorit di Kedai Ling-Ling.

Manggo Dessert

Itulah aneka minuman khas Jawa Barat yang terkenal enak dan segar. Penasaran kan ingin mencobanya? Ya, sebaiknnya anda memang menyempatkan diri mencoba dan mendatangi kedai-kedai penjual berbagai minuman diatas. Rasa nikmat dan segarnya sudah pasti tak bisa anda lupakan.

makanan khas sulawesi utara

Makanan Khas Sulawesi Utara

  1. Tinutuan (Bubur Manado). Tinutuan atau dikenal juga dengan sebutan Bubur Manado merupakan makanan khas Sulawesi Utara yang paling terkenal. Di hampir semua tempat anda bisa menemukan kuliner yang satu ini. Bahkan di pusat-pusat keramaian terdapat lokasi yang dikhususkan untuk menjual tinutuan. Pasalnya, tinutuan telah menjadi bagian dari tradisi masak-memasak di daerah nyiur melambai. Apa bila anda sedang mengunjungi berbagai tempat wisata di Manado dan ingin menikmati lezatnya bubur Manado, maka anda dapat berkunjung ke jalan Wakeke yang merupakan pusat penjualan tinutuan.
  2. Klapatart. Kue yang juga sering ditulis Klappertaart ini merupakan makanan khas Sulawesi Utara. Klapatart yang dipengaruhi bahasa Belanda ini merupakan modifikasi dan perpaduan cita rasa barat dan bahan tradisional di Bumi Nyiur Melambai yakni kelapa.  Kuel klapatart ini menjadi suguhan wajib di setiap perayaan-perayaan besar di Sulut. Saat ini Klapatart juga menjadi ole-ole khas dari Manado bahkan tidak jarang wisatawan domestik dan mancanegara menjadikan kue ini sebagai hadiah.
  3. Saut. Saut merupakan sayuran yang berasal dari batang pisang muda (batang paling dalam setelah pelepahnya dikeluarkan) dan diiris kecil-kecil kemudian dibumbui. Saut sering menjadi makanan khas setiap kali pesta pernikanan di gelar di Minahasa.
  4. Nasi jaha. Nasi jaha adalah merupakan salah satu makanan khas Sulawesi Utara yang berbahan dasar beras ketan dan santan, yang dibakar setelah sebelumnya diisi kedalam batang bambu berlapis daun pisang kemudian dibakar. Nasi jaha merupakan ole-ole wajib selain dodol setiap perayaan pengucapan syukur.
  5. Tinoransak. Tinoransak merupakan makanan tradisional dengan bahan utama berupa daging babi. Cara pembuatannya yaitu daging babi, darah babi dan sayuran pendukung kemudian dimasukkan kedalam bambu kemudian dibakar seperti proses pembuatan nasi jaha.
  6. Kawok (tikus). Kawok atau tikus merupakan makanan yang cukup di gemari masyarakat Sulawesi Utara. Namun tidak semua tikus dapat diolah menjadi masakan yang memanjakan lidah. Tikus yang diolah menjadi masakah adalah tikus yang ditangkap dari hutan apa terlebih yang mempunyai ekor berwarna putih. Sebelum dimasak, tikus terlebih dahulu dibersihkan dengan cara dibakar dan dikeluarkan sebagian isi perutnya kemudian barulah diolah. Oleh wisatawan lokal maupun mancanegara, makanan khas Sulawesi Utara ini dikategorikan sebagai salah satu kuliner ekstrim
  7. Paniki (kelelawar). Paniki merupakan salah satu makanan khas Sulawesi Utara. Sebelum diolah menjadi masakan, biasanya kelelawar terlebih dahulu dibakar untuk menghilangkan bulu-bulu halusnya, kemudian dimasak dengan bumbu santan. Menyantap paniki merupakan sebuah kenikmatan yang berbeda apa terlebih saat menyantap sayapnya.
  8. RW (daging ajing). RW seolah-olah telah menjadi makanan wajib setiap kali pesta pernikahan dibuat di Sulawesi Utara terlebih di tanah Minahasa. Jenis makanan ini bahan dasarnya adalah anjing yang dimasak dengan cara khas Manado yakni dimasak bersama – sama dengan rica. Hal ini dilakuakan agar supaya ciri khasnya yang pedas akan terasa dan lebih nikmat dan enak untuk disantap.
  9. Mujiar Bakar dan Woku telah menjadi salah satu ikon kuliner di Manado dan Sulawesi Utara umumnya. Tak lengkap rasanya, jika para wisatawan belum mencicipi olahan ikan mujair dengan resep bumbu khusus Manado. Selain Mujair Bakar dan Woku, sebenarnya mujair juga bisa disajikan dalam bentuk gorengan.
  10. Cakalang Fufu dan Woku telah menjadi makanan khas Sulawesi Utara sejak lama. Ikan Cakalang sejatinya, bisa disajikan dalam berbagai bentuk hidangan seperti gorengan, woku dan kuah. Namun di Sulawesi Utara, salah satu ciri khas menu andalan adalah Cakalang Fufu. Cakangan Fufu yang merupakan olahan yang dibumbui, diasap dan dijepit dengan kerangka bambu, ini bisa disajikan juga dalam bentuk woku dan gorengan. Kata fufu sendiri berasal dari bahasa Manado yang artinya asap.
  11. Pangi. Pangi merupakah salah satu makanan khas Sulawesi Utara yang sering dijumpai saat pesta pernikahan berlangsung. Proses pembuatan pangi yaitu daun pangi diiris halus kemudian dicampur dengan berbagai bumbu daun lemon, bawang merah, dan berbagai bumbu lainnya, dimasukkan kedalam bambu kemudian dibakar
  12. Payangka. Menu Ikan Payangka atau disebut juga Betutu (Marbel Goby) termasuk kategori makanan khas Sulawesi Utara. Pasalnya, Payangka hanya bisa ditemukan di Danau Tondano. Bahkan Ikan Payangka ini pernah diminta oleh Kaisar Jepang untuk diteliti.  Ikan yang hidup di dasar air Danau Tondano ini sangat enak jika digoreng. Keistimewaan lainnya selain gurih, rasanya manis. Selain itu Payangka juga terasa sedap dicicipi saat diolah dengan bumbu Woku. Bumbunya sama dengan Mujair Woku. Untuk menemukan menu ikan payangka anda bisa datang ke Tondano.
  13. Sate kolombi. Sate kolombi merupakan salah satu makanan khas Sulawesi Utara yang berasal dari daging kolombi dan memiliki cita rasa yang pedas karena karena memang disesuaikan dengan selera kebanyakan masyarakat yang ada di Sulawesi Utara yang gemar dengan masakan pedas. Untuk menemukan sate kolombi anda bisa mendatangi kawasan boulevard Tondano  yang terkenal akan pusat penjualan sate kolombi.
  14. Mie cakalang. Selain tinutuan (bubur manado), makanan khas Sulawesi Utara yang tak kalah nikmat untuk disantap pagi hari adalah mie cakalang. Saking nikmatnya mie cakalang, salah satu produsen mie instan (indofood) telah membuat mie cakalang dalam daftar makanan mie instan yang mereka produksi.
  15. Rica rodo. Satu lagi makanan khas Sulawesi Utara yang cukup pedas namun tak kalah nikmat yaitu rica rodo yang berbahan dasar terong. Rica rodo dibuat dengan berbagai bahan seperti terong, jagung, kacang panjang, cabe rawit dan berbagai bahan lainnya kemudian dimasak dengan cara ditumis.

makanan khas yogyakarta

Makanan Khas Yogyakarta

1. Gudeg Yogyakarta 

Gudeg (bahasa Jawa gudheg) merupakan makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Kuliner wajib khas Yogyakarta  yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan ini memang sangat populer karena rasanya yang lezat. Sangat sukar untuk mengatakan gudeg mana yang terenak di Yogyakarta.
Gudeg Yogyakarta
Gudeg Yogyakarta
Foto: ownnews.wordpress.com
Sebagian besar dari gudeg disediakan untuk makan malam dengan jam buka mulai pukul 09.00 ketika toko-toko tutup. Karena gudeg-gudeg yang cukup ramai dijual di trotoar di depan pertokoan atau lokasi-lokasi pusat keramaian.
Ada tiga jenis gudeg, yaitu gudeg basah, gudeg kering, dan gudeg manggar. Gudeg basah adalah gudeg yang disajikan dengan kuah santan nyemek yang gurih. Gudeg yang dijual pada malam hari adalah gudeg basah. Gudeg ini berkuah dan tidak tahan lama, tidak seperti gudeg kering atau kendil yang dijual sepanjang hari. Gudeg yang dijual di malam hari cenderung tidak terlalu manis dan harganya pun lebih murah.
Sedangkan gudeg kering dimasak dalam waktu yang lebih lama hingga kuahnya mengering dan warnanya lebih kecoklatan dengan rasa yang lebih manis. Sementara gudeg manggar adalah terbuat dari bunga kelapa. Namun gudeg manggar ini tidak terlalu mudah ditemukan. Salah satu gudeg yang terkenal di Yogyakarta  adalah gudeg pawon yang dijual pada saat tengah malam. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Agar gudeng berwarna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg ini dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek.

2. Sup Kembang Waru

Sup kembang waru ini ialah makanan yang di sajikan ketika ada hajatan-hajatan pengantin di Yogyakarta . Tidak banyak sup ini dijual di luar acara tersebut. Sup ini disediakan oleh seorang pedagang dengan pengunjung tiap hari cukup banyak. Sup ini akan ditemukan di lantai dua bagian tengah bangunan di food court pasar beringharjo.

3. Sate Klatak

Sate Klathak ialah varian sate khas imogiri. Sate klathak sedikit berbeda dengan sate umumnya. Ciri khas sate ini adalah dimasak dengan menggunakan ruji sepeda tanpa bumbu apapun namun hanya garam yang dibubuhkan selama dipanggang di atas api hingga menimbulkan bunyi gemeletak. Daging kambing yang dipotong kecil-kecil ditusuk dengan menggunakan jerusi besi sepeda. Jeruji besi ini menjadi penghantar panas yang baik sehingga daging matang hingga ke dalam. Bumbunya pun bukan menggunakan kecap seperti sate kambing umumnya. Bumbu yang dipakai hanyalah garam dengan sedikit ketumbar. Rasanya akan lebih nikmat lagi saat Anda menyantapnya bersama nasi putih yang telah disiram kuah gulai. Para penggemar pedas tinggal menambahkan irisan cabe rawit segar. Selain sate, terdapat menu tongseng dan gule di sini. Sate klathak yang terkenal adalah warung sate klathak Pak Pong di Pasar Jejeran di Jalan Imogiri Timur, Bantul, Yogyakarta.

4. Oseng – Oseng Mercon

Oseng – oseng mercon terkenal dengan rasa pedasnya. Begitu pedasnya hingga terasa panas meledak di mulut. Oseng-oseng mercon khas Yogyakarta  ini adalah tumis tetelan daging sapi, kikil, gajih, kulit, dan tulang muda yang dioseng – oseng dengan cabai rawit, hingga menimbulkan aroma kuat. Seporsi nasi panas dan oseng-oseng mercon dijual dengan harga 13.000 rupiah.
Bagi para pencinta pedas yang berkunjung ke Yogyakarta,  makanan yang super pedas ini harus anda cicipi, dengan bumbu khas dengan kepedasan yang super oseng mercon ini luar biasa enaknya saat disantap dengan nasi putih panas. Keringat bercucuran dan lidah terbakar tidak bakalan membuat kapok menyantap oseng mercon ini. Oseng-oseng ini dijual oleh beberapa warung di sepanjang Jl. KH A.Dahlan. Dan Oseng – oseng mercon yang paling terkenal lezat adalah oseng-oseng mercon Bu Narti yang berlokasi di depan gule kepala ikan Mas Agus (sebelah kiri jalan masuk ke SMA Muhammadiyah Lima)

5. Tempe Benguk

Tempe benguk ini dibuat menggunakan biji benguk, yaitu tanaman sejenis koro yang bernama latin Mucuna Pruriens. Dalam tempe ini terdapat cita rasa gurih memikat dari santan dan bumbu yang menyerap kedalam tempe benguk. Besengek Tempe biasanya benguk akan tambah nikmat bila dinikmati bersama geblek.

6. Bakmi Jawa

Bakmi jawa berbeda dengan mi goreng atau mi rebus pada umumnya. Bakmi jawa adalah bakmi rebus (atau bakmi godhog) yang dimasak dengan bumbu khas masakan jawa yang dimasak di atas anglo dengan api arang. Bakmi Jawa menggunakan dua macam mie dalam satu masakan yaitu mi kuning basah dan bihun, menggunakan telur bebek dan taburan bawang goreng beserta seledri. 
Bakmi jawa dimasak dengan campuran ayam, kol, telur, tomat. Kuahnya yang gurih, membuat bakmi jawa terasa sangat nikmat. Bakmi jawa ditemui di banyak tempat di Yogyakarta. Ciri khas yang lain, bakmi jawa dimasak dengan menggunakan tungku arang yang dimasak perporsi untuk mempertahankan rasa. Selain mi goreng dan mi rebus, akan ditemukan Magelangan, yaitu nasi goreng yang dimasak dengan mie dan juga mi goreng nyemek (mi goreng dengan masih tersisa sedikit air kaldunya).  Adapun Bakmi Jawa yang sangat terkenal di Jogja adalah:
  • Bakmi KADIN, di jalan Kusumanegara. Sambil menikmati maknanan, kamu bisa mendengar alunan keroncong live disini. Selain itu, juga disediakan minuman bajigur panas yang sudah langka dijual di tempat lain.
  • Bakmi Pele. Bakmi Pele berlokasi di pojok alun-alun utara Yogyakarta, dekat dengan Pagar Keraton.
  • Bakmi Mbah Mo. berlokasi agak jauh di Dusun Code Manding, jalan Bantul. 
  • Bakmi Pak Tris juga berada di pasar di Dusun Code Manding, jalan Bantul.
  • Bakmi Jokteng Wetan.

7. Mangut lele Mbah Marto

Mangut lele merupakan makanan khas Mataraman (Yogya – Solo) dan Semarang – Kendal. Sebelum dimasak, ikan lele terlebih dahulu ditusuk dengan pelepah daun kelapa lalu dibakar di atas tungku dengan menggunakan kayu bakar. Setelah lele matang lalu dimasak dengan kuah santan yang gurih dan pedas seperti gulai. Daging lelenya terasa kesat, pedas, dan terasa khas masakan tungku. Sedangkan kuahnya terasa gurih, asam, sekaligus pedas. Mangut lele yang terkenal di Jogja adalah Mangut Lele Mbah Marto, di Dusun Nengahan, Ngiring-Ngiring, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Nama warungnya sendiri adalah Warung Sego Gudeg Geneng Mbah Marto.

8. Brongkos

Sayur brongkos terbuat dari tahu, tempe, dan kacang tolo yang dipadukan dengan kuah santan kental dan kaldu daging segar. Kuahnya berwarna hitam karena menggunakan keluwak. Rasa manis, gurih, dan pedas berpadu dengan apik menghasilkan rasa yang sangat lezat. Brongkos yang terkenal di Jogja adalah Brongkos Bu Padmo di di Tempel, Sleman (di bawah jembatan Krasak) dan brongkos dari RM Handayani di dekat alun-alun selatan.

9. Sego Pecel (SGPC) 

Sego Pecel atau disingkat SGC ini adalah nasi pecel. Pecel merupakan kuliner khas Jawa Tengah dan Jogja. Sayur-sayuran seperti tauge, kangkung, bayam, kacang panjang dan lain-lain disiram dengan bumbu pecel yang terbuat dari kacang. Sego pecel yang terkenal di kota Jogja adalah Sego Pecel Bu Wiryo yang dijual di sekitar kampus Universitas Gadjah Mada (UGM). Keunggulan dari sego pecel Bu Wiryo ini adalah rasa bumbu pecelnya yang memiliki perpaduan manis dan pedas yang pas. Untuk lauknya, tersedia berbagai gorengan seperti tempe, tahu, kerupuk gendar, kerupuk aci, telor ceplok, bakwan dan lain sebagainya.

10. Soto Sulung Stasiun Tugu

Soto Sulung Stasiun Tugu merupakan soto sulung yang telah melegenda di Jogja. Soto yang telah dijual sejak tahun 1968 ini berisi daging sapi dan jeroan sapi dengan kuah yang pekat plus potongan telur rebus. Keistimewaan Soto Sulung Stasiun Tugu ini terletak pada dagingnya yang empuk, tidak amis, dan bumbu yang meresap sempurna. Ditambah perasan jeruk nipis dan sambal, menambah nikmatnya makanan yang satu ini. Warung soto yang berlokasi di kios area parkir selatan Stasiun Tugu ini kini telah memiliki berbagai cabang di penjuru Yogyakarta.

makanan khas jambi

Apa kabar para Pecinta Kuliner, masih adakah ruang kosong perut anda untuk mencicipi Kuliner Khas Jambi yang sudah terkenal ini, berikut macam-macam kulinernya :
  1. Nasi Gemuk
Ada yang tau Nasi Gemuk kayak gimana ?? eits Nasi Gemuk bukan bearti Nasi yang bisa bikin Gemuk loh 😀 Nasi Gemuk hampir sama dengan nasi uduk atau nasi lemak yang biasanya kita kenal. Bahan dasarnya beras yang di campur santan, daun salam, serta beberapa rempah-rempah lainnya yang membedakannya hanya sedikit perbedaan pada pelengkapnya saja.
 Nasi Gemuk
  1. Jus Pinang
jus PinangAnda tau buah Pinang ? yup, buah ini lah sebagai bahan dasar pembuatan Jus Pinang, walaupun rasanya agak sedikit aneh, tapi minuman ini menjadi minuman favorit warga Jambi, selain itu minuman ini pula mempunyai banyak khasiatnya seperti melancarkan peredaran darah, ketahan tubuh, meningkatkan stamina dll. Dalam pembuatan Jus Pinang ini dapat di campur dengan telur ayam kampung atau di tambah gula merah,serai,sengkeh,jahe merah dan pandan.
  1. Gulai Tepek Ikan
Gulai Tepek IkanSiapa sih yang gak tau dengan Gulai, namun yang membedakan dari gulai biasanya ialah dari bahan dasarnya Ikan Gabus yang dihaluskan dicampur dengan tepung dan telur kemudian diadon seperti adonan pempek, lalu di rebus dan setelah dingin dipotonng persegi lalu di masukkan ke gulai santan. Makanan ini merupakan makanan bersejarah dan hanya dihidangkan pada momen penting saja seperti hajatan, pesta budaya, keduri.
  1. Kue Gandus
kue gandusRasa yang Kenyal dan gurih itu lah cirri khas dari Kue Gandus. Rasa Kenyalnya itu berasal dari adonan tepung beras, sagu dan santan. Sedangkan rasa gurihnya berasal dari bumbu yang di campur dengan adonan dan ebi,daging giling, abon ikan yang di taburi di atasanya sebagai pelengkap
  1. Kue Srikaya
kue srikayaKue Srikaya merupakan salah satu kue khas Jambi. Jangan salah duu, Kue ini memang dinamai “Srikaya”, namun dalam bahan dasarnya sama sekali tidak menggunakan buah srikaya melainkan memakai Tape. Tape ini yang kemudian dicampur dengan santan dan diberi pewarna hijau alami dari daun pandan dan diletakkan dengan alas daun pisang lalu di kukus hingga matang.
Advertisements

makan dan minuman tradisional sumatra

 Jika Anda berwisata ke Sumatera Barat jangan lupa untuk mencicipi masakan makanan dan minuman khas Minangkabau. Sebagai  referensi inilah beberapa makanan dan minuman khas tradisional asal Sumatera barat.

1. Rendang
Siapa yang tidak kenal dengan masakan rendang, makanan asal Provinsi Sumatera Barat ini adalah salah satu masakan khas nusantara yang sangat lezat dan dapat disimpan satu minggu hingga empat minggu. Kenapa bisa bertahan begitu lama? karena Rendang adalah masakan yang mengandung bumbu rempah yang kaya, dan tidak banyak kuah serta enak dimakan dengan nasi.
Rendang daging sapi
Rendang daging sapi



Selain bahan dasar daging, rendang menggunakan santan kelapa (karambia), dan campuran dari berbagai bumbu khas yang dihaluskan di antaranya cabai (lado), serai, lengkuas, kunyit, jahe, bawang putih, bawang merah dan aneka bumbu lainnya yang biasanya disebut sebagai pemasak. Keunikan rendang adalah penggunaan bumbu-bumbu alami, yang bersifat antiseptik dan membunuh bakteri patogen sehingga bersifat sebagai bahan pengawet alami. Bawang putih, bawang merah, jahe, dan lengkuas diketahui memiliki aktivitas antimikroba yang kuat.
Rendang atau randang adalah masakan daging bercita rasa pedas yang menggunakan campuran dari berbagai bumbu dan rempah-rempah. Masakan ini dihasilkan dari proses memasak yang dipanaskan berulang-ulang dengan santan kelapa. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) hingga kering dan berwarna hitam pekat. Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering disebut kalio, berwarna coklat terang keemasan.
Salah satu ciri khas masakan rendang adalah dimasak secara besar-besaran yaitu pada saat memasuki bulan puasa ramadhan, hari raya idul fitri, hari raya idul Adha. Dapat anda temukan pada hari besar tersebut di daerah Pariaman, Bukittinggi, Batu Sangkar, Nagari Pariangan, Padang, Padang Panjang, Pasaman, dan daerah sumbar lainnya.

2. Sala Lauak
Jika berwisata ke Sumatera Barat, Anda akan menyesal jika tidak pergi ke Pariaman, karena apa? Karena disana ada makanan khas Sala Lauak. Apa itu sala lauak? Sala lauak adalah Gorengan berbentuk bulat terbuat dari bahan baku ikan asin yang dihaluskan dan dicampur bersama adonan tepung beras yang dibumbui bawang putih. Sala jenis ini memiliki tekstur bagian luar yang sedikit keras dan bagian dalam yang lebih lunak.
Sala lauak khas Pariaman
Sala lauak khas Pariaman
Sala lauak umumnya disajikan sebagai hidangan pelengkap ketika sarapan pagi. Hidangan utama yang biasanya disajikan bersama sala lauak antara lain adalah ketupat gulai. Cita rasanya yang unik, membuat kuliner ini menjadi menu sarapan khas Kota Pariaman.


3. Sate Padang, Sate Padang Panjang dan Sate Pariaman
Sama seperti daerah nusantara yang lain Sumatera Barat juga mempunyai masakan sate yang khas. Sate Padang adalah sebutan untuk tiga jenis varian sate di Sumatera Barat, yaitu Sate Padang, Sate Padang Panjang dan Sate Pariaman.
Sate Padang memakai bahan daging sapi, lidah, atau jerohan (jantung, usus, dan tetelan) dengan bumbu kuah kacang kental (mirip bubur) ditambah cabai yang banyak sehingga rasanya pedas.

Sate Padang
Sate Padang


Sate padang panjang dibedakan dengan kuah sate nya yang berwarna kuning sedangkan sate pariaman kuahnya berwarna merah (pedas). Rasa kedua jenis sate ini juga berbeda. Sedangkan sate Padang mempunyai bermacam rasa perpaduan kedua jenis varian sate di atas.
Daging ayam segar dimasukkan dalan drum besar berisi air dan direbus dua kali agar lunak menggunakan drum dan air yang berbeda. Daging diiris-iris dan dilumuri dengan bumbu dan rempah-rempah. Sementara air rebusan digunakan sebagai kuah kaldu, bahan membuat kuah sate. Lalu kuah kaldu ini dicampur dengan 19 macam bumbu rempah-rempah yang telah dihaluskan (bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan serai) dicampur dengan berbagai macam cabai. Seluruh bumbu kemudian dijadikan satu dan dimasak selama 15 menit. Rempah-rempah inilah yang membuat rasa kuah sate menjadi kaya rasa.
Sate sendiri hanya dibakar saat dipesan, menggunakan arang dari tempurung kelapa. Dimakan dalam keadaan hangat, biasanya ditambah dengan keripik balado khas Minang. Beberapa penjual sate yang cukup dikenal oleh masyarakat Minang ataupun perantau di antaranya adalah Sate Mak Syukur Padang Panjang, Sate Dangung-Dangung, dan Sate KMS.
4. Gulai Toco (Tauco)
Gulai Tauco atau biasa dikenal dengan Gulai Toco merupakan salah satu Masakan Khas Daerah Minang yang menggunakan tauco sebagai bumbu penyedapnya. 
Gulai toco
Gulai toco
Sayuran yang digunakan dalam masakan ini adalah buncis, dengan tambahan potongan udang, tahu dan tempe masakan yang lezat dan sehat bukan?
5. Dendeng balado dan Dendeng batokok

Dendeng balado dan Dendeng batokok adalah masakan khas Sumatera Barat dibuat dari irisan tipis dan lebar daging sapi yang dikeringkan lalu digoreng kering. Daging goreng ini lalu diberi bumbu balado.
Dendeng balado
Dendeng balado

 Sedangkan dendeng batokok bahannya sama dengan dendeng balado, bedanya adalah bumbu baladonya bukan memakai cabai merah, namun memakai cabai hijau yang diiris kasar dan daging sapi setelah diiris tipis melebar lalu dipukul-pukul dengan batu cobek supaya dagingnya menjadi lembut.



6. Katan Durian


Selain makanan rendang, dendeng balado dan sate padang ternyata ada lagi makanan yang tidak kalah untuk dicoba saat berwisata ke Sumatera Barat yaitu Katan Durian. Siapa yang tidak tahu dengan buah durian, buah yang berduri tajam dengan isi yang sangat lezat menggoda seluruh orang untuk mencobanya.
Katan durian
Katan durian
Ado katan ado lo durian tu baru sero". Begitulah orang Minang menyebut tentang kuliner yang satu ini yang berarti "ada ketan ada juga durian ini baru nikmat". Ya, bagi masyarakat Sumatera Barat menikmati durian belum lengkap rasanya tanpa kehadiran ketan.
Katan merupakan olahan beras ketan yang dikukus hingga matang. Dalam proses pengukusan beras ketan ditambahkan irisan daun pandan agar wangi.
Dalam penyajiannya bersama durian, katan ditaburi kelapa parut yang telah ditambahkan garam halus secukupnya. Buah durian yang telah dikupas disajikan diatas piring dengan katan dan kelapa parut.
Legitnya buah durian nan manis dan lembut dimakan bersamaan dengan gurihnya katan akan mampu menggoyang lidah penikmatnya. 


 
7. Lamang
Lamang adalah makanan khas berasal dari Sumatera Barat beras ketan yang dimasak dengan santan dalam bambu muda. Bahan utamanya adalah beras ketan putih, santan kelapa, daun pandan, dan sedikit garam.
Lamang tapai
Beras ketan dicuci bersihkan dulu dan dimasukan ke dalam ruas bambu muda yang terlebih dahulu dilapisi dalamnya dengan daun pisang kemudian baru dituangkan santan ke berasnya dan di bakar dengan bara api, dijaga jangan sampai ruas bambu terbakar cara melihat matangnya adalah dari warna bambu hijau menjadi warna gelap kekuning-kuningan.

Makan lamang ada yang kurang tanpa ditemani tapai. Tapai adalah tape beras ketan hitam yang dibuat dengan memfermentasikan beras ketan dengan ragi.

Makanan yang khas dengan penyajian yang unik namun rasa yang lezat dan gurih. Macam-macam lemang diantaranya : Lamang katan dan lamang pisang mudah ditemukan di pasar tradisional.



8. Galamai
Jika anda mencari cemilan yang lezat dan enak maka galamai lah tepatnya, pasti anda yang tidak tahu akan bertanya Apa itu galamai? Bentuknya seperti apa?
Galamai
Galamai
Galamai merupakan cemilan sejenis dodol atau jenang yang berkembang di Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat. Selain di Payakumbuh, cemilan ini juga ditemukan di berbagai tempat di Sumatera Barat, antara lain Solok, Pariaman, dan Pasaman. Penyebutan kuliner ini juga bervariasi di tiap daerah. Antara lain, galamai, kalamai, calamai dan gelamai.
Makanan yang satu ini terbuat dari tepung beras ketan (pulut), gula aren, dan santan. Ketiga jenis bahan ini dimasak dalam suatu kuali besar hingga membentuk gumpalan yang liat dan berwarna kecokelatan. Gumpalan ini akan dipotong dan dibentuk sebelum adonannya dingin.
Sepanjang 3-4 jam proses pemasakan, adonan galamai di atas kuali tidak boleh berhenti diaduk dengan nyala api yang harus benar-benar pas. Karenanya, kualitas dari galamai yang dihasilkan sangat ditentukan oleh kelihaian dan pengalaman dari orang yang membuatnya. 
9. Palai Rinuak 

Palai rinuak adalah masakan khas dari daerah Maninjau Agam Sumatra Barat, Palai rinuak terbuat dari ikan rinuak yang diberikan bumbu dan parutan kelapa lalu dibungkus dengan daun pisang kemudian di kukus, palai yang berarti pepes dalam bahasa minang dan rinuak adalah sejenis ikan yang berukuran sebesar korek api yang banyak terdapat di danau maninjau, rasa ikan rinuak sangatlah gurih dan kita tidak akan menemuinya selain di Maninjau, namun ikan rinuak dapat kita ganti dengan ikan teri apabila kita susah mencarinya, Bagi anda penggemar masakan ikan harus menco palai rinuak ini dijamin tidak akan menyesal dengan ke khas palai rinuak ini.
Palai rinuak
Palai rinuak
 Sebenarnya Olahan rinuak sangat banyak, mulai digoreng biasa, goreng balado, dipalai (dipepes), dibuat jadi godok-godok (gorengan), digulai, dan masih banyak macam olahan rinuak lainnya. Panganan rinuak tersebut hanya bisa dinikmati di Maninjau Provinsi Sumatera Barat.

 10. Teh Talua
Teh Talua atau teh telur adalah minuman khas Sumatera Barat yang merupakan menu wajib di warung tradisional maupun restoran Padang. Minuman ini terdiri dari campuran teh, gula dan telur dan sedikit perasan jeruk nipis. Telur yang digunakan biasanya adalah telur ayam kampung karena berdasarkan penelitian telur banyak mengandung protein yang baik untuk meningkatkan energi. 
Teh talua
Teh talua
 Teh talua biasanya diminum oleh para petani yang hendak meladang, sebagai penambah stamina kerja. Jika anda berwisata ke Sumatera Barat, luangkanlah waktu Anda untuk mencoba teh talua. Sangat cocok di minum saat pagi hari maupun malam hari.
Telur (ayam kampung/itik) di kocok dengan gula pasir sesuai selera, setelah mengembang disiram dengan air teh yang telah diseduh dengan air panas.